Postingan

Kejadian 3: 5

  『 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." 』 (Kejadian 3: 5) Tuhan berkata, "Kamu mati pada hari makan," tetapi Setan berkata bahwa kamu tidak mati pada hari makan. Artinya mata menjadi lebih cerah saat dimakan. Kapan mereka makan? Makna hari ini tergantung pada apakah itu hari yang terkait dengan kerajaan Allah atau hari di bumi. Tuhan menciptakan manusia pada hari keenam dan beristirahat pada hari ketujuh. Jika pada hari keenam Adam dan wanita itu memakan buah dari pohon baik dan jahat, maka Tuhan tidak dapat beristirahat pada hari ketujuh. Jadi, jika mereka makan setelah hari ketujuh, ini akan menjadi kisah Taman Eden di dunia ini, bukan Taman Eden di kerajaan Allah. Alkitab tidak menyebutkan hari makan. Karena itu, Tuhan tidak bermaksud untuk menceritakan kisah sejarah manusia apa pun melalui Taman Eden, tetapi menerapkan apa yang terjadi melal...

Kejadian 3: 6

Itu menyenangkan bagi mata, dan pohon yang diinginkan untuk membuat orang bijaksana (Dalam Kejadian 3: 6) 『 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. 』 『 Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. 』 (Kejadian 2: 9) Hanya ada satu pohon yang mengetahui pohon kehidupan dan kebaikan dan kejahatan, tetapi ia terbagi menjadi pohon kehidupan dan pohon pengetahuan baik dan jahat (hukum), seperti membagi air di atas jendela dan air di bawah jendela. Di permukaan, tampaknya pohon, tetapi pohon kehidupan tampaknya tersembunyi di pohon pengetahuan tentang yang bai...

Kejadian 3: 7

Mata mereka berdua terbuka, dan mereka tahu bahwa mereka telanjang 『 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. 』 (Dalam Kejadian 3: 7) Itu berarti bahwa mereka telah lupa bahwa Roh telah meninggalkan Allah karena mereka memakai daging. Mata roh tertutup. Jadi, mata daging (pembenaran diri) menjadi cerah. 『 Mereka tahu bahwa mereka telanjang 』 Adam tidak takut telanjang secara fisik, tetapi takut (malu) karena secara rohani bebas dari Allah. Tidak ada rok kata dalam teks aslinya. Dalam Kejadian 3: 9-10 『 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"   Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." 』 Namun, mereka tidak menyadari bahwa mereka telah meninggalkan Tuhan. Jadi, mereka berusaha mengatasi rasa takut melalui kebenaran ...

Kejadian 3: 8-9

Adam dan istrinya menyembunyikan diri mereka dari hadirat Tuhan Allah di antara pohon-pohon di taman.   『 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.   Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" 』 (Kejadian 3: 8-9) Hari dalam sehari adalah hari yang sama dengan hari pertama dan kedua. Ketika angin bertiup, itu adalah "Rauach" dalam bahasa Ibrani. Dengan kata lain, kata Ibrani "Rauach" memiliki arti angin, nafas (nafas), tiupan, dan roh. Dalam Kejadian 1: 2 『 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. 』 Di sini, Spirit adalah Rauach. Dalam Kejadian 1: 2 diterjemahkan sebagai roh, dan dalam 3: 8 diterjemahkan sebagai "ketika angin bertiup." Oleh kare...

Kejadian 3: 10-11

Saya takut, karena saya telanjang; dan aku menyembunyikan diriku 『 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."   Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?" 』 (Kejadian 3: 10-11) 『 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi. 』 Dalam Kejadian 3: 7 『 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. 』 Di kerajaan Allah, mata menjadi cerah (karena mereka membuka mata mereka terhadap kebenaran mereka), dan mereka takut karena mereka ingin meninggalkan Allah di depan Allah yang kudus. Mengapa mereka membuka mata terhadap kebenaran mereka? Karena mereka ingin menjadi seperti Allah sen...