Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Kejadian 1: 4-5

( lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap )   (Kejadian 1: 4-5) Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.   Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. 『 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama 』 Terang berisi janji bahwa "Allah akan memberi terang ke dunia kegelapan, dan suatu hari terang sejati akan datang ke dunia ini." Cahaya materi menyinari dunia ini, dan demikian pula cahaya Allah yang sejati datang dan menyinari roh yang mati. Namun, cahaya dunia tidak bisa menyinari seluruh dunia pada saat yang bersamaan. Ketika cahaya pergi, kegelapan datang, dan ketika cahaya datang, kegelapan menghilang. Terang dan gelap tidak bisa hidup berdampingan. Mengapa Tuhan membagi terang dan gelap? Ini tidak berarti memecah secara fisik, tetapi itu berarti bahwa ketika cahaya sejati datang ke dunia...

Kejadian 1: 6-13

( Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. )   Dalam Kejadian 1: 6-13 『 Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.   Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.   Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi....

Kejadian 1: 14-19

( Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam . )   Kejadian 1: 14-19 『 Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,   dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.   Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,   dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat. 』   Dalam 1: 5, 『 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah...

Kejadian 1: 20-23

( Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup ) Dalam Kejadian 1: 20-23 『 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala." Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak." Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima. 』   Biarkan air memunculkan begitu banyak makhluk yang bergerak yang memiliki kehidupan, makhluk, dalam bahasa Ibrani, berarti makhluk hidup. Dalam Kejadian 2: 7" ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya;...

Kejadian 1: 24-27

( Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya )   Kejadian 1: 24-27 『 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian.   Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.   Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 』   Apa gambar Allah? Banyak orang salah memahami citra Allah sebagai karakter. Jadi, mereka berpikir bahwa manusia memiliki hal-hal yang baik karena mereka memiliki karakter Tuh...